Lompat ke isi
Agustus 17, 2011 / lpmtechno

TECHNO POS (17/8) – Nasionalisme dalam PK2 FTP

MALANG – Rabu, 17 Agustus 2011 bertepatan dengan hari Kemerdekaan RI ke-66 seluruh karyawan dan dosen tampak mulai memadati lapangan Rektorat untuk mengikuti upacara Kemerdekaan RI. Upacara Kemerdekaan RI dimulai pada pukul 07.00 WIB yang diisi dengan Pengibaran Bendera merah putih ini berlangsung dengan khitmat dan lancar. Selain pengibaran bendera dilakukan pula pidato yang didalamnya meyebutkan beberapa civitas akademika yang berprestasi. Upacara Kemerdekaan diakhiri pada pukul 08.00 WIB.

Pelaksanaan PKK-Maba FTP hari pertama bertempat di GOR Pertamina UB pada pukul 07.30 WIB. Seksi keamanan PKK-Maba FTP mulai mempersiapkan diri untuk menyambut dan mengamankan MABA FTP 2011 agar segera memasuki GOR Pertamina UB untuk melaksanakan apel pagi. Meski apel pagi berlangsung lebih siang diandingkan PKK MABA universitas, namun masih ada beberapa mahasiswa baru yang datang terlambat dan tidak memakai atribut yang telah ditentukan oleh panitia. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengecekan tugas oleh korlap dan seksi pendamping. Beberapa Maba yang tidak melaksanakan tugas yang telah diberikan sebelumnya, akan diberikan point kesalahan di kartu kendali oleh sie pendamping. Point-point tersebut selanjutnya diakumulasikan untuk menentukan hukuman yang didapatkan seperti tahun-tahun sebelumnya. Setelah pengecekan tugas MABA FTP 2011 selesai dilakukan, MABA kemudian dikondisikan untuk memasuki GOR Pertamina UB,pada pukul 08.30 WIB dan selanjutnya acara dimulai dengan pengenalan semua panitia yang menangani jalannya acara PKK MABA FTP 2011 dan dilanjutkan dengan meneriakkan jargon setiap sie sebagai penyemangat MABA.

Opening fakultas ditandai dengan pengenalan dekan dan jajaran dekanat FTP yang sebelumnya diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serentak seluruh panitia dan MABA yang berdiri untuk merayakan hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-66. Selanjutnya pada pukul 09.30 WIB, pemberian materi dari Dr.Ir. Bmbang Dwi Argo, DEA tentang “Peraturan Akademik di Perguruan Tinggi. Materi yang kedua disampaikan oleh Dr. Ir. Sudarminto Setyo Yuwono, M. App. SC selaku Pembantu Dekan II Fakultas Teknologi Pertanian pada pukul 10.30 tentang proses belajar mengajar di Perguruan Tinggi,.
Memasuki waktu dhuhur, Maba dimobilisasikan untuk melakukan istirahat dan sholat yang didampingi oleh SGD kerohanian dan SGD pendamping hingga pukul 12.45 WIB. Setelah ishoma, Maba diberi materi yang ke-3 tentang Layanan Mahasiswa oleh Drs. Fatchur Rahman, MAB pada pukul 12.55 WIB. Materi penutup pada pukul 13.45 WIB Maba mendapat materi mengenai “Pengenalan Nilai Budaya, Tata Krama dan Etika Keilmuan” oleh Dr. Ir. Imam Santoso, MP hingga pukul 14.45 WIB. Selanjutnya maba dipersiapkan untuk acara apel sore dan dikondisikan untuk pulang.

Pada PKK-Maba FTP hari pertama yang bertepatan dengan hari Kemerdekaan RI ini, menurut Dr. Ir Elok Zubaidah, M.P, dilakukan pemberian materi secara umum yang terbagi menjadi dua, yaitu ORDIK (Orientasi Pendidikan, red ) dan ORMAWA (Orientasi Mahasiswa, red). pemberian materi khusus juga diberikan untuk menanamkan nilai-nilai cinta bangsa pada Mahasiswa Baru FTP 2011 dalam rangka menyabut HUT RI ke-66 ini. Pemberian materi baik secara umum maupun khusus ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengetahui hal-hal pa saja yang dilakukan selama masa perkuliahan dalam rangka meningkatkan nilai intelektual dan profesionalitas yang bertanggungjawab sehingga mampu membanggakan bangsa dan Negara Indonesia. (sany, pipit)

Download TECHNO POS 17 Agustus 2011

Agustus 16, 2011 / lpmtechno

TECHNO POS (16/8) – Upacara Pembukaan PK2MU Jilid II

Download TECHNO POS 16 Agustus 2011

MALANG – Upacara penyambutan mahasiswa baru hari ini (16/8) dimulai lebih awal dibandingkan kemarin (15/8) yaitu pukul 07.00 WIB dengan gladi bersih yang dilakukan setengah jam sebelumnya. Meski upacara dimulai lebih pagi, namun jumlah MABA yang jatuh sakit dan pingsan masih terlihat banyak. Pemandangan MABA terlambat juga tak luput dari acara pembukaan PK2MU jilid II ini. Panitia juga terlihat lebih aktif dibandingkan hari kemarin, hal itu dapat dibandingkan dengan hari kemarin dimana banyak panitia yang berkumpul dan ngobrol santai di beberapa tempat di luar barisan MABA. Berdasarkan data yang didapatkan dari ketua pelaksana PK2MU, panitia yang diterjunkan dalam acara PK2MU berjumlah 550 orang.

Kelancaran upacara juga didukung dengan pengamanan yang hari ini diperketat. Beberapa sie keamanan dibantu dengan satpam UB tampak berjaga di beberapa titik seperti di pintu-pintu masuk kampus dan di sebelah gedung Widyaloka untuk mencegah terjadinya longmarch seperti kemarin. Para orang tua MABA yang pada hari pertama nampak banyak yang dapat masuk dengan mudah, kali ini juga tidak lagi nampak. Hanya beberapa orang tua yang menginap di asrama mahasiswa yang dapat masuk ke dalam area UB. Selain orang tua MABA yang tidak lagi terlihat, kendaraan umum yang melintas pun tidak lagi terlihat. Hanya mobil-mobil P3K yang sibuk mengangkut para MABA yang sakit untuk dibawa ke klinik terdekat. Meski banyak mahasiswa yang tidak dapat mengikuti upacara hingga selesai karena sakit dan terlambat, namun upacara dapat berjalan dengan tertib dan kondusif walaupun sempat terjadi kesalahan saat penurunan pamflet ‘selama datang mahasiswa’.

Jalanan UB yang tadinya lengang kembali bisa dimasuki kendaraan bermotor ketika proses mobilisasi MABA ke keraton-keraton (SAKRI dan GOR Pertamina, red). Harusnya kendaraan-kendaraan tersebut baru bisa masuk pukul 09.00 WIB sesuai surat pengumuman nomor 3745/UN10/LL/2011 yang diturunkan oleh Rektor UB. Seperti yang diungkapkan Ngaderi salah satu satpam yang menjaga pintu gerbang UB bahwa kendaraan memang seharusnya diperbolehkan masuk jam 09.00WIB, namun alasan kenapa kendaraan diperbolehkan masuk sebelum waktu yang ditentukan karena upacara selesai dan dianggap tidak mengganggu jalannya acara PK2MU.

Adapaun kendala yang dihadapi oleh pihak panitia yaitu efisiensi waktu. Ivandana selaku ketua pelaksana mengungkapkan keterbatasan waktu karena bulan Ramadhan menjadikan panitia harus bisa mengefisienkan waktu agar acara dapat berjalan secara maksimal. Hal ini dapat dilihat mulai dari upacara pembukaan yang dimulai lebih awal hingga rangkaian acara lainnya yang waktunya dipangkas agar jam 15.00 WIB UB benar-benar steril dari MABA. Mahasiswa yang berperawakan tinggi itu juga mengungkapkan bahwa acara PK2MU tahun ini berjalan dengan cukup lancar karena rangkaian acara bisa berjalan sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya.

Berakhirnya acara PK2MU bukan akhir dari pengenalan kehidupan kampus bagi MABA. Masih ada rangkaian acara untuk mereka (MABA 2011, red) esok hari yaitu acara pengenalan kehidupan kampus di fakultas masing-masing yang berakhir pada 20 Agustus 2011. (dewi,achie)

Agustus 16, 2011 / lpmtechno

TECHNO POS (15/8) – Upacara Pembukaan PK2MU Jilid I

Download TECHNO POS 15 Agustus 2011 

MALANG – Keriuhan lapangan Rektorat Universitas Brawijaya (UB) terlihat pada senin pagi 15 Agustus 2011, dimana telah berlangsung kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Universitas (PKKMU) 2011. Acara dibuka dengan upacara pembukaan yang dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB yang sebelumnya dilakukan persiapan setengah jam sebelum upacara berlangsung. Upacara diikuti oleh ±6500 mahasiswa baru yang terdiri dari 12 cluster yang berasal dari mahasiswa baru kampus Malang dan Kediri. Upacara PKKMU tahun ini Nampak berbeda dengan tahun lalu. Hal ini ditunjukkan dengan adanya pembagian jumlah mahasiswa baru menjadi dua kloter, kloter pertama yang terdiri dari cluster 1-12 mengikuti upacara hari ini (15/08) dan cluster 13-24 selasa (16/08). Berdasarkan sumber dari website resmi UB, saat kloter pertama mahasiswa baru melaksanakan upacara pembukaan maka kloter kedua diliburkan dan sebaliknya. Jumlah keseluruhan MABA yang diterima oleh UB yaitu 13815 dari kampus Malang dan 381 dari kampus Kediri. Kampus Kediri Brawijaya merupakan kampus baru yang didirikan Brawijaya, terdiri dari 9 fakultas ekonomi, ilmu sosial dan ilmu politik, hukum, ilmu budaya, kedokteran, teknologi pertanian, vokasi, pertanian dan perikanan.

Upacara dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Yogi Sugito pukul 07.25 WIB. Selama upacara berlangsung terlihat banyaknya mahasiswa baru yang jatuh pingsan dan beberapa diantaranya terlihat pucat dan lemas serta MABA yang terlambat. Seperti yang dikatakan Ali salah satu dari anggota KSR (Korps Suka Rela, red) bahwa sakitnya mahasiswa baru diakibatkan karena capek fisik dan pikiran yang mereka alami dalam mempersiapkan kegiatan PKKMU. Sebagian besar sakit yang dialami MABA yaitu sakit perut dan pusing. Nampak kesibukan LAKESMA dan KSR menangani MABA sakit yang jumlahnya cukup banyak. Tidak sedikit dari mereka yang memerlukan penanganan lebih lanjut sehingga harus dilarikan ke poliklinik UB.

Pukul 08.00 dilakukan mobilisasi MABA dari lapangan Rektorat menuju keraton-keraton yang berada di GOR Pertamina dan gedung SAKRI (Samantha Krida, red). Saat mobilisasi berlangsung, Mahasiswa Fakultas Teknik (FT) kembali berulah. Mahasiswa-mahasiswa tersebut merupakan panitia penjemputan MABA FT. Pakaian yang dikenakan tidak terlalu resmi dengan tambahan almamater, mereka melakukan aksi dalam bentuk longmarch dari depan FT sampai sebelah Widyaloka. Padahal menurut perjanjian dengan pihak rektorat, mereka hanya diperbolehkan sampai area sebelum Fakultas Hukum namun pada kenyataanya mahasiswa teknik maju hingga Widyaloka. Salah satu anggota BEM FT mengatakan aksi ini bertujuan untuk menunjukkan kepada Universitas Brawijaya bahwa mahasiswa teknik memiliki kepanitiaan sendiri serta ingin menunjukkan longmarch mereka untuk menjemput MABA FT. Kegiatan ini tidak berlangsung lama dan dapat berjalan dengan tertib sehingga tidak mengganggu jalannya upacara. Setelah tidak berhasil menembus blokade keamanan universitas, mahasiswa teknik akhirnya membubarkan diri.

Personil yang menangani jalannya PKKMU

Panitia yang dikerahkan untuk acara PKKMU kali ini berjumlah 600 panitia yang ditujukan untuk kelancaran jalannya acara. Namun, banyaknya panitia tidak menjamin keefektifan kepanitian sepenuhnya pada saat jalannya upacara. Hal ini terbukti dengan banyaknya panitia yang duduk-duduk dan mengobrol dengan santainya di sepanjang area UB selama proses upacara berlangsung. Hanya terlihat beberapa sie yang bekerja. Seperti pendamping, korlap dan kesehatan. Bahkan keamanan dalam kampus sendiri terlihat lebih lengang, terbukti dengan banyaknya orang-orang umum yang seharusnya tidak diperbolehkan memasuki area UB selama upacara berlangsung terlihat berkeliaran dan duduk di area Gazebo UB.

Pihak yang tidak kalah pentingnya yaitu panitia yang menangani masalah kesehatan MABA. Sekitar 25 orang tim medis dari fakultas kedokteran (LAKESMA) bekerjasama dengan si kesehatan dan Korps Sukarela UB (KSR-UB) dikerahkan untuk menangani mahasiswa baru tersebut. Tim medis tersebut dibagi ke dalam tiga area, yaitu di Perpustakaan UB, Widyaloka dan Gazebo UB agar mahasiswa yang kurang sehat dapat tertangani dengan cepat dan baik. (achie,dewi,vivi)

Mei 10, 2011 / lpmtechno

ACRO Di Kontes Robot Cerdas Indonesia

SURABAYA – Kemeriahan Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KCRI) 2011 Regional 4 yang diadakan tanggal 7-8 Mei di Gedung Pusat Robotika Politeknik Elektro Negeri Surabaya (PENS) ITS berakhir sudah. Meskipun dibalik kemeriahan itu Tim ACRO belum bisa lolos ke Kontes Robot Nasional yang akan diselenggarakan di Kota Jogjakarta. Namun, masih mensisakan kebanggaan dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Brawijaya (UB) Malang dapat mewakilkan Tim ACRO dalam ajang KCRI, meskipun berbasis pertanian yang notabene bukan bidangnya.

Pengukuran robbo soccer “Gepeng”

ACRO (Agriculture Robotic) merupakan wadah bagi mahasiswa FTP yang minat dengan bidang robotika berbasis pertanian yang dinaungi oleh HIMATETA (Himpunan Mahasiswa Teknik Pertanian) FTP. Dalam KCRI tahun ini, Tim ACRO bertanding dalam divisi battle, salah satu divisi dalam KCRI. Divisi ini hanya menandingkan 8 robot yang berasal dari tim robot universitas-universitas regional 4 KRI dan KCRI 2011 termasuk UB, hal ini berbeda dengan divisi-divisi lain yang ditandingkan, seperti divisi pemadam api beroda dan divisi pemadam api berkaki serta KRI dengan tema “Larungan” yang dapat menghasilkan puluhan robot yang ditandingkan.

Robot yang ditandingkan dalam divisi battle yaitu robbo soccer atau robot sepak bola. Peminat divisi ini sedikit selaras dengan pembuatan robot sepak bola itu sendiri. Robbo soccer memiliki kesulitan kompleks dalam pembuatan robotnya, berbeda dengan robot-robot lain yang ditandingkan. ACRO dengan tim robotnya dapat membuat satu robbo soccer yang dinamai “Gepeng” untuk ditandingkan diajang KCRI. “Pembuatan robot ini (robbo soccer) sangat sulit, untuk dapat berdiri dan berjalan tidak terjatuh saja sudah merupakan prestasi.” kata Endra Pitowarno, juri KCRI divisi battle robbo soccer.

Grup Neraka

Divisi battle dibagi 2 grup, grup A dan B. Tim ACRO berada dalam grup B bersama tim robot PENS dan Unesa (Universitas Negeri Surabaya), tim unggulan dalam kontes robotika di Indonesia. Harapan besar sudah ditaruhkan pada pertandingan babak penyisihan pertama, dengan memenangkan pertandingan pertama melawan tim robot Politeknik Banyuwangi dengan robot “Triton”. Ada tiga pertandingan babak penyisihan yang akan saling bertemu antar tim dalam satu grup.

Tim ACRO dapat mengungguli robot “Triton”, meskipun tidak dapat mencetak gol. Tim ACRO dengan robot “Gepeng” berjalan jauh mendekati bola meskipun dengan pelan tanpa terjatuh, sehingga pertandingan dimenangkan oleh Tim ACRO.

Pada pertandingan kedua dan ketiga Tim ACRO tidak dapat memenangi pertandingan, sehingga tidak dapat lolos ke babak selanjutnya. Pada pertandingan kedua, robot “Gepeng” sempat terjatuh dan diungguli oleh robot Tim Unesa “Dewo” dengan menyentuh bola, meskipun tanpa menendang dan gol yang tercipta. Begitu pula pada pertandingan ketiga, Tim ACRO dapat berjalan lancar tanpa terjatuh namun robot Tim PENS dapat menendang tanpa gol juga, sehingga memenangkan pertandingan tersebut.

Ketidak-lolosan Tim ACRO bukan berarti tidak berprestasi, robbo soccer “Gepeng” dibuat secara mandiri (tidak menggunakan robot rakitan yang diproduksi pabrikan). Optimisme meloloskan robot ACRO dalam ajang nasional masih membara dan merupakan cita-cita besar yang terus diwujudkan untuk nama besar UB dan FTP, serta Jurusan Keteknikan Pertanian khususnya. Seperti diutarakan Erfizal Bandar, Ketua Umum ACRO “Kita tidak bisa lolos tahun ini, tahun depan kita pasti bisa lolos dan Jaya Robot Pribumi!”. (ybp)

Maret 18, 2011 / lpmtechno

Fermentasi Jerami Untuk Pakan Ternak Sapi

Pemanfaatan utama areal persawahan adalah untuk menghasilkan komoditi pangan terutama tanaman padi. Daya dukung tanaman padi sebagai sumber bahan baku pakan ternak cukup besar. Beberapa limbah yang dikeluarkan dari usaha tanaman padi diantaranya jerami yang besarnya mencapai 100% dari produksi gabah, bekatul 1,5%, dedak kasar 4% dan dedak halus 2,5% dan sekam 24%. Limbah yang dihasilkan dari tanaman padi dapat digunakan secara keseluruhan. Jerami dapat digunakan sebagai pupuk atau pakan ternak, sekam untuk litter, dedak dan bekatul untuk pakan ternak dan merang sebagai media pertumbuhan jamur. 

Jerami melalui teknologi pengolahan yang tepat dapat menjadi sumber pakan yang berlimpah bagi ternak.Potensi fisik jerami yang sangat besar belum sepenuhnya dimanfaatkan. Pemanfaatan jerami sebagian besar dibakar (37%) untuk pupuk, dijadikan alas kandang (36%) yang kemudian dijadikan kompos dan hanya sekitar 15% sampai 22% yang digunakan sebagai pakan ternak. Kendala utama penggunaan jerami sebagai bahan pakan ternak adalah kecernaan (45-50%) dan protein (3-5%) yang rendah. 

Nilai manfaat jerami padi sebagai bahan pakan ternak dapat ditingkatkan dengan dua cara, yaitu dengan mengoptimumkan lingkungan saluran pencernaan atau dengan meningkatkan nilai nutrisi jerami. Optimasi lingkungan saluran pencernaan terutama rumen, dapat dilakukan dengan pemberian bahan pakan suplemen yang mampu memicu pertumbuhan mikroba rumen pencerna serat seperti bahan pakan sumber protein.

Cara fermentasi jerami yang dilakukan oleh BPTP Jawa Barat adalah melalui proses anaerob (tanpa membutuhkan udara) dengan memanfaatkan campuran beberapa bakteri seperti: Mikroba proteolitik, lignolitik, selulolitik dan lipolitik. Bahan dan alat yang digunakan cukup sederhana yaitu: 2 buah drum plastik bervolume 60-80 liter, pompa/motor sirkulasi 1 unit, selang/paralon secukupnya. Sedangkan bahan yang digunakan, yaitu:

  1. Formula I: jamur Trichoderma sp (1 liter), air bersih (100 liter), pupuk Za (1,5 kg), TSP (6 ons), KCl (6 ons), tepung beras (1 kg), dan Gula merah/pasir/tetes (2 kg).
  2. Formula I: jamur Trichoderma sp (1 liter), air bersih (60 liter), pupuk Za (1 kg), TSP (1 kg), KCl (1 kg), tepung beras (1 kg), Gula merah/pasir/tetes (3 kg), dan mineral (2 bungkus).
Selama proses pembuatan perlu ada langkah pengaktifan yaitu dengan pengadukan larutan selama 3 hari sampai menjadi rata. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan jerami fermentasi adalah (1) tumpukan jerami tidak kena hujan, bahan tidak terlalu basah; (2) pisahkan sesuai varietas dan kondisi jerami (segar, layu atau kering); (3) fermentasi jerami segar dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan larutan starter : air : jerami = 1:100 pada setiap lapisan dengan perbandingan 1:10:100 untuk jerami yang sudah layu, perbandingan 1:20:100 untuk jerami kering dan apabila jerami dalam keadaan basah cukup dilakukan dengan menggunakan perbandingan 1:5:100.Susunlah jerami mentah ditempat yang sudah disediakan dengan tebal setiap hamparan 20-30 cm. Lebar dan panjang hamparan sesuai dengan kebutuhan. Tinggi atau tebal lapisan dapat mencapai 2,5 meter dari dasar tumpukan. Kemudian simpan ditempat yang teduh dan tidak kena hujan. Lama fermentasi lebih kurang 21 hari. Proses fermentasi jerami dapat berjalan dengan baik ditandai pada tumpukan jerami tidak terbentuk panas atau keluar asap. Keadaan bahan yang terlalu basah atau terkena air hujan maka akan terjadi pembusukan jerami akhirnya timbulah panas yang menyebabkan hasil yang diperoleh tidak menjadi baik. Jerami fermentasi yang baik ciri-cirinya: Bentuk jerami masih nampak segar tetapi texturnya sudah lunak dan warnanya ke-kuning-kuningan. 

Penyimpanan jerami fermentasi: dapat dilakukan dengan cara tertutup dan terbukan. Cara terbukan yaitu sebelum disimpan Jerami fermentasi harus dikering anginkan terlebih dahulu agar selama penyimpanan tidak tumbuh jamur yang dapat merusak kualitas jerami yang sudah dihasilkan. Lama penyimpanan hampir sama yaitu: dapat mencapai 2 tahun atau dapat disesuaikan dengan kondisi fisiknya. Sedangkan cara terbuka dilakukan dengan cara: (a) Buat satu tonggak bambu setinggi lebih kurang 6 meter, sebagai tonggak penguat tumpukan jerami; (b) Buat alas yang terbuat dari tepas bambu yang diberi jarak sedikit dari permukaan tanah; dan (c). Susun Jerami di atas alas secara melingkari tiang tonggak sampai terbentuk suatu lapisan melingkar. Kemudian menyusun lapisan berikutnya dengan arah yang berlawanan. Tebal lapisan masing-masing lebih kurang 30 cm, demikian selanjutnya sehingga diperoleh ketinggian lebih kurang 6 meter. Lama penyimpanan yang ideal 1 tahun. Pemberian pakan jerami diberikan dalam bentuk aslinya tanpa mengadakan pascapanen sekunder seperti pengepresan dan lain-lain. Waktu pemberian cukup 2 kali sehari dengan dosis sesuai dengan umur sapi. Untuk umur sapi 1-2 tahun diberikan jerami 5 kg/ekor, umur sapi 3 tahun diberikan 8 kg/ekor, dan umur sapi 4 atau lebih diberikan 9 kg/ekor.

Untuk melengkapi kandungan gizi pakan sapi penggemukan perlu dilakukan pemberian makanan tambahan berupa tongkol/biji jagung fermentasi sebanyak 1 kg, dan 4 kg bekatul. Pada waktu musim kemarau atau tidak cukup persediaan pakan, dapat diberikan hijauan sebanyak 25% saja sedangkan lainnya dengan memberikan jerami fermentasi. Pemberian pakan ini cukup mendukung pertumbuhan sapi dengan baik.

Sumber : Balai Pengajian Technologi Pertanian Jawa Barat

Maret 18, 2011 / lpmtechno

Produk Olahan Tepung Pisang Untuk Meningkatkan Nilai Tambah

Pisang merupakan salah satu komoditas unggulan Indonesia. Usahatani pisang  mampu memberikan keuntungan yang cukup besar dalam waktu yang relatif singkat (1 – 2 tahun). Dari segi produksi, pisang memberikan kontribusi antara 40 – 45% terhadap produksi buah nasional maupun keragaman penggunaan seperti buah konsumsi segar, olahan, bahan baku industri dan pakan ternak serta keragaman varietas yaitu memiliki kekayaan kurang lebih 300 varietas dengan 14 varietas ekonomis. Kabupaten Cianjur merupakan salah satu wilayah sentra produksi pisang dengan total produksi pada tahun 2007 mencapai 1 981 234 kw, dengan total keseluruhan di Jawa Barat mencapai 14 536 645 kw. Pemanfaatan pisang pada saat ini adalah sebagian besar masih dalam bentuk segar dan dalam bentuk olahan berupa sale, dodol, puree, keripik dan lain-lain. Pengolahan pisang menjadi tepung agar mempunyai masa simpan lebih lama, lebih mudah dalam pengemasan dan pengangkutan, lebih praktis untuk diversifikasi produk olahan, mampu memberikan nilai tambah buah pisang, dan mampu menciptakan peluang usaha pengembangan agroindustri pedesaan. Pemanfaatan tepung pisang sebagai bahan subtitusi pembuatan roti tawar, makanan bayi, biskuit maupun snack sebagai upaya untuk menambah keanekaragamaan pengaplikasian dari tepung pisang, disamping itu produk tersebut cara pengolahannya mudah dan ekonomis.Tujuan pengkajian adalah (1) Meningkatkan nilai tambah buah pisang sebesar >15% melalui teknologi pengolahan tepung pisang dengan rendemen >25% ; (2) Mendapatkan formulasi produk turunan tepung pisang yaitu produk olahan makanan bayi, biskuit, snack dan bakery dengan menghemat penggunaan gula >20% dan (3) Menentukan umur simpan produk tepung pisang. Metodologi menggunakan pendekatan ”participatory on farm Research” dengan metode eksperimen dan deskriptif. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Jenis pisang nangka dapat diolah menjadi tepung pisang dengan spesifikasi produk (kadar air 9,2%; kadar gula 3,81%; kadar karbohidrat 81,51%; kasar serat 1,79 dan kalori 345,14 kkal/100gram), nilai rendemen diatas 25% (27,48%) dengan nilai tambah tepung sebesar 236,33%; Pemanfaatan tepung pisang sebagai bahan baku pembuatan produk olahan makanan seperti roti, biskuit, cookies, snak, cake, makanan bayi dan kue lainnya. Dan dapat mensubstitusi terigu hingga 100% tergantung dari jenis olahannya. 2). Penggunaan tepung pisang dengan substitusi hingga 40% menghasilkan makanan bayi (MP-ASI) dengan nilai kalori sebesar 385 kkal/100g, protein 9,94%, karbohidrat 67,41%, lemak 8,5% dan serta 0,5%. 3) Tepung pisang dapat mensubstitusi pembuatan biskuit sebesar 42,5% dengan nilai energi sebesar 515,8%; kadar protein 7,70%, lemak 29,92% dan karbohidrat 53,93%. 4) Formula snack memerlukan tambahan tepung pisang 25-70% dengan nilai energi 385,84-560,27 kkal/100g dan tepung pisang dapat mensubstitusi pada pembuatan roti sebesar 15%, dengan nilai energy berkisar antara 261,29 – 375,81% dan kadar protein 8,05-11,02%. 5) Tepung pisang dapat tahan disimpan selama 8,3 bulan dalam kemasan plastik PE pada kondisi suhu penyimpanan T = 30°C dan RH 75% dan apabila disimpan pada suhu dan RH lebih rendah akan lebih panjang lagi umur simpannya.

 

Sumber : Balai Pengajian Technologi Pertanian Jawa Barat

Januari 1, 2011 / lpmtechno

Pesta Kembang Api Menyambut Tahun Baru 2011

Universitas Brawijaya (UB) akan mengadakan pesta kembang api menyambut pergantian tahun 2010 menuju 2011. Acara yang dihelat, Jumat 31 Desember 2010, di Bundaran Kampus ini akan dimulai pukul 21.00. Perhelatan yang baru pertama kali terselenggara ini diadakan juga dalam rangka memeriahkan Dies UB ke-48.

Pesta kembang api juga akan dimeriahkan panggung gembira dan pembagian door prize. Salah satu band yang akan memeriahkan panggung yaitu d’ Scoub Band. Sedangkan door prize yang akan dibagi berupa Tabungan BTN senilai Rp 2,5 juta, tiga buah TV 21″, satu buah Kulkas, satu buah mesin cuci, Tabungan BNI’46 senilai Rp 500 ribu, dua buah Tabungan Bank Jatim masing-masing senilai Rp 250 ribu, satu buah sepeda gunung, satu buah voucher menginap di Hotel UB, dan dua buah kompor gas. Selain itu akan dibagi satu buah rice box, dua buah kipas angin, dua buah dispenser, dua buah tape compo, dua buah DVD Player dan tiga buah handphone.[ai]

Oktober 2, 2010 / lpmtechno

Mahasiswa FTP-UB Ikuti Program Kapal Pemuda ASEAN-Jepang

Mahasiswa Jurusan Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian (TIP-FTP) Universitas Brawijaya angkatan 2006, Eri Herdiansyah, berkesempatan mengikuti program Kapal Pemuda ASEAN-Jepang (Ship for South East Asia Japan Youth Programme/SSEAYP). Eri merupakan satu-satunya wakil Jawa Timur pada kapal ASEAN-Jepang kali ini. Bersama 28 pemuda dari Indonesia, ia akan bergabung dengan kapal Fuji Maru selama tiga bulan (25/10-18/12). Pada seleksi tingkat propinsi Jawa Timur, Eri berhasil menyisihkan 660 peserta lainnya. Selain dirinya, masih ada 2 pemuda lain yang juga terpilih untuk mewakili Jawa Timur pada program pertukaran budaya di Kanada dan Australia. Seleksi yang mengundang juri dari alumni dan pakar seni budaya ini meliputi seleksi administrasi, Tes Potensi Akademik (TPA) dan Bahasa Inggris, interview serta karantina.

Berbagai kegiatan yang terangkum dalam program rutin tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Jepang ini terbagi dalam dua kelompok yakni off-board (di daratan) dan on-board(di atas kapal).  Berbagai kegiatan yang diselenggarakan secara off-board meliputi institutional visithost family serta kunjungan ke berbagai tempat bersejarah. Sementara untuk aneka kegiatan yang diselenggarakan secara on-board adalah pertunjukan budaya yang dibagi dalam national daycultural activities, discussion groupsolidarity group serta culture performance. Dalam discussion group, diterangkan Eri, peserta diminta untuk membuat empat tema karya tulis dari delapan yang ditawarkan. Eri sendiri dalam karya tulisnya membuat essay untuk empat tema yakni food, culture and nutritionenvironment (climate change); HIV/AIDS; sertaschool/education. Melalui pertunjukan budaya di on-board ini, ia akan memperkenalkan aneka budaya Indonesia khususnya Jawa Timur seperti permainan tradisional (balap karung, gobak sodor, dll), tari Glipang dari Probolinggo, serta pembuatan motif diatas kanvas menggunakan ampas kopi yang dikenal dengan cethe.

Melalui program ini, tambah Eri, dirinya memiliki misi memperkenalkan budaya Indonesia serta mengenal budaya negara lain (ASEAN dan Jepang). Sebelum berangkat, selama tiga minggu (1/10-24/10), peserta asal Indonesia akan mengikuti program Pre Departure Training, yang merupakan ajang untuk mengeksplorasi bakat seni peserta, menilai tingkat kedisiplinan serta simulasi masing-masing kegiatan yang akan diselenggarakan. “Pada Pre Departure Training ini berlaku sistem gugur. Mereka yang tidak memenuhi persyaratan bisa dipulangkan dan dinyatakan gagal berangkat”, ungkapnya ditanya hal yang paling membuatnya khawatir.

Oktober 2, 2010 / lpmtechno

Lomba Baca Puisi SMA/sederajat se-Jawa Timur 2010

Lomba Baca Puisi SMA/sederajat se-Jawa Timur 2010

Unit Kegiatan Mahasiswa Penulis

Universitas Negeri Malang

Syarat dan ketentuan lomba:

  1. Peserta adalah siswa SMA/sederajat Jawa Timur
  2. Peserta hanya membaca salah satu judul puisi dari lima judul puisi yang telah ditentukan
  3. Peserta tidak diperkenankan memakai pengeras suara saat membaca puisi
  4. Peserta tidak diperkenankan menggunakan alat pengiring dan properti
  5. Pada saat membaca puisi diwajibkan membawa teks puisi
  6. Peserta memakai seragam sekolah
  7. Biaya pendaftaran sebesar Rp. 20.000
  8. Tempat pendaftaran di Balai Penulis Muda UKMP kompleks gedung C3 Universita Negeri Malang (UM) Jalan Semarang 5 Malang dengan membawa foto kopi Kartu Pelajar
  9. Pendaftaran di luar kota dapat mentransfer uang pendaftaran ke nomor rekening 0890660037 Bank BCA cabang Pasuruan atas nama Brienda Ayu Nurvitarani
  10. Segala berkas pendaftaran (formulir yang telah diisi, foto kopi bukti pembayaran, dan foto kopi Kartu Pelajar) dimasukkan ke amplop cokelat yang ditulis Lomba Baca Puisi dipojok kanan atas amplop dan dikirim pada alamat di atas
  11. Formulir bisa diunduh di ukmpum.wordpress.com
  12. Peserta terbatas (80 Peserta)
  13. Pendaftaran ditutup pada 15 Oktober 2010

Puisi-puisi yang ditentukan (bisa diunduh di ukmpum.wordpress.com):

  1. Asmaradana  (Goenawan Mohamad)
  2. Kenang-kenangan  (Cecep Syamsul Hari)
  3. Perjalanan Kubur  (Sutardji Kalzoum Bachri)
  4. Senja di Pelabuhan Kecil  (Chairil Anwar)
  5. Tangisan Cinta  (Moh. Wan Anwar)

Kriteria Penilaian:

  1. Interpretasi (penafsiran dan penghayatan)
  2. Vokal (intonasi, jeda, lemah dan keras suara, serta penekanan)
  3. Penampilan (mimik, gestur, dan perpindahan)

Hadiah:

  1. Piagam penghargaan untuk juara I, II, III dan harapan I dan II
  2. Tropy untuk juara I, II, III
  3. Uang tunai untuk juara I, II, III

Kontak Panitia:

  • 085655791881 (Milla)
  • 081553601032 (Royyan)
  • 085749503358 (Ifa)
  • 085746107704 (Andi)
Oktober 1, 2010 / lpmtechno

Lomba Menulis Cerpen Mahasiswa, Cerpen SMA/sederajat, dan Esai Mahasiswa se-Jawa Timur 2010

Lomba Menulis Cerpen Mahasiswa, Cerpen SMA/sederajat,
dan Esai Mahasiswa se-Jawa Timur 2010
Unit Kegiatan Mahasiswa Penulis
Universitas Negeri Malang

Kriteria peserta dan syarat penulisan:

  1. Peserta adalah mahasiswa diploma/S1 perguruan tinggi Jawa Timur dan siswa SMA/sederajat Jawa Timur.
  2. Tema bebas (untuk cerpen siswa dan mahasiswa), sedangkan untuk esai mahasiswa bertema “Peran Militansi Mahasiswa dalam Mengatasi Krisi Bangsa”
  3. Diketik dengan huruf Times New Roman, 12 pt, spasi 1½, 6-8 halaman A4  (untuk cerpen siswa dan mahasiswa) dan 3-4 halaman A4 (untuk esai mahasiswa)
  4. Cerpen dan esai yang dilombakan adalah karya sendiri, belum pernah dipublikasikan, dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba lain
  5. Peserta tidak boleh mencantumkan nama peserta pada naskah yang dilombakan
  6. Biodata peserta ditulis pada lembar terpisah dari naskah (meliputi: nama, tetala, alamat, nomor telepon, alamat e-mail, asal perguruan tinggi/sekolah, judul cerpen/esai)
  7. Peserta melampirka foto kopi Kartu Mahasiswa/Pelajar dan foto kopi bukti pembayaran.
  8. Setiap peserta hanya boleh mengirim satu cerpen/esai
  9. Naskah dikirim rangkap tiga
  10. Biaya pendaftaran sebesar Rp. 15.000,- ditrasfer ke nomor rekening 0890660037 Bank BCA cabang Pasuruan atas nama Brienda Ayu Nurvitarani
  11. Naskah dan semua yang dilampirkan dimasukkan ke amplop cokelat yang ditulis Lomba Menulis Cerpen Mahasiswa (bagi cerpen mahasiswa), Lomba Menulis Cerpen SMA (bagi cerpen siswa), dan Lomba Menulis Esai (bagi esai mahasiswa) dipojok kanan atas amplop dan dikirim ke Balai Penulis Muda UKMP kompleks gedung C3 Universita Negeri Malang (UM) Jalan Semarang 5 Malang
  12. Batas akhir pengiriman naskah 17 Oktober 2010
  13. Pemenang dan nominator akan diumumkan pada 25 Oktober 2010 di ukmpum.wordpress.com

Hadiah:

  1. Piagam penghargaan untuk juara I, II, III dan nominator sepuluh besar
  2. Tropy untuk juara I, II, III
  3. Uang tunai untuk juara I, II, III

Kontak Panitia:

  • 085655791881 (Milla)
  • 081553601032 (Royyan)
  • 085749503358 (Ifa)
  • 085746107704 (Andi)
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.