Mahasiswa FTP-UB Ikuti Program Kapal Pemuda ASEAN-Jepang
Mahasiswa Jurusan Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian (TIP-FTP) Universitas Brawijaya angkatan 2006, Eri Herdiansyah, berkesempatan mengikuti program Kapal Pemuda ASEAN-Jepang (Ship for South East Asia Japan Youth Programme/SSEAYP). Eri merupakan satu-satunya wakil Jawa Timur pada kapal ASEAN-Jepang kali ini. Bersama 28 pemuda dari Indonesia, ia akan bergabung dengan kapal Fuji Maru selama tiga bulan (25/10-18/12). Pada seleksi tingkat propinsi Jawa Timur, Eri berhasil menyisihkan 660 peserta lainnya. Selain dirinya, masih ada 2 pemuda lain yang juga terpilih untuk mewakili Jawa Timur pada program pertukaran budaya di Kanada dan Australia. Seleksi yang mengundang juri dari alumni dan pakar seni budaya ini meliputi seleksi administrasi, Tes Potensi Akademik (TPA) dan Bahasa Inggris, interview serta karantina.
Berbagai kegiatan yang terangkum dalam program rutin tahunan yang diselenggarakan Pemerintah Jepang ini terbagi dalam dua kelompok yakni off-board (di daratan) dan on-board(di atas kapal). Berbagai kegiatan yang diselenggarakan secara off-board meliputi institutional visit, host family serta kunjungan ke berbagai tempat bersejarah. Sementara untuk aneka kegiatan yang diselenggarakan secara on-board adalah pertunjukan budaya yang dibagi dalam national day, cultural activities, discussion group, solidarity group serta culture performance. Dalam discussion group, diterangkan Eri, peserta diminta untuk membuat empat tema karya tulis dari delapan yang ditawarkan. Eri sendiri dalam karya tulisnya membuat essay untuk empat tema yakni food, culture and nutrition; environment (climate change); HIV/AIDS; sertaschool/education. Melalui pertunjukan budaya di on-board ini, ia akan memperkenalkan aneka budaya Indonesia khususnya Jawa Timur seperti permainan tradisional (balap karung, gobak sodor, dll), tari Glipang dari Probolinggo, serta pembuatan motif diatas kanvas menggunakan ampas kopi yang dikenal dengan cethe.
Melalui program ini, tambah Eri, dirinya memiliki misi memperkenalkan budaya Indonesia serta mengenal budaya negara lain (ASEAN dan Jepang). Sebelum berangkat, selama tiga minggu (1/10-24/10), peserta asal Indonesia akan mengikuti program Pre Departure Training, yang merupakan ajang untuk mengeksplorasi bakat seni peserta, menilai tingkat kedisiplinan serta simulasi masing-masing kegiatan yang akan diselenggarakan. “Pada Pre Departure Training ini berlaku sistem gugur. Mereka yang tidak memenuhi persyaratan bisa dipulangkan dan dinyatakan gagal berangkat”, ungkapnya ditanya hal yang paling membuatnya khawatir.


selamat dan sukses. kenalkan negeri mu dan kenali negeri orang untuk kejayaan Indonesia tercinta
selamat dan sukses kenalkan negerimu kenali negeri orang untuk kejayaan indonesia
selamat dan sukses tingkatkan pengetahuan mu di negeri orang dan semoga kesuksesanmu diikuti oleh generasi muda yang lain
Good luck siapkan dirimu dalam membangun bangsa dan negaramu