DAFTAR ANGGOTA BARU LPM TECHNO 2017

Selamat untuk teman-teman yang sudah mendaftar dan screening dan berikut nama-nama anggota baru LPM TECHNO 2017.

daftar-anggota-baru-techno-2017

PEMILWA 2016 -Euforia Pesta Demokrasi Terbesar Mahasiswa FTP-UB-

pemilwa

dok. pemilwa FTP 2016

Selasa (6/12), Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP-UB.red) mengadakan pesta demokrasi tahunan yaitu pemilihan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM.red) serta Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM.red) atau yang terkenal dengan nama Pemilihan Wakil Mahasiswa (Pemilwa.red). Antusiasme mahasiswa FTP dalam memilih terlihat cukup besar, terbukti dari banyaknya kerumunan pemilih yang mengantri dari mulai pembukaan hingga penutupan tempat pemungutan suara. Bahkan dikarenakan membludaknya antrian, panitia membuka 2 banjar agar massa di pintu masuk dapat segera masuk ke ruang tunggu pemilih. Untuk tahun ini, panitia menargetkan setidaknya 1500 pemilih dapat turut berpartisipasi dari total 3600 mahasiswa.

Terdapat hal yang berbeda pada sistem pemilihan pada tahun ini. Jika sebelumnya pemilihan dilakukan dengan sistem konvensional dimana pemilih yang datang akan diberikan kertas suara untuk mencoblos, pada tahun ini panitia berinovasi menggunakan sistem e-vote untuk menjaring suara. Sistem e-vote ini sendiri memiliki beberapa kelebihan seperti hemat dalam penggunaan kertas, efektif, hingga rekapitulasi suara yang dapat dilakukan secara otomatis. Terkait dengan sistem e-vote ini, salah satu pemilih bernama Singgih Setyo (TEP/2013) menuturkan bahwa system e-vote membuat durasi pemilihan lebih cepat dan dapat menghemat kertas. “sistem e-vote dengan elektronik ini menurut saya lebih mudah dan cepat, selain itu kita juga bisa lebih menghemat kertas juga,” tambahnya.

Namun sangat disayangkan, sosialisasi e-vote ini sendiri dirasa masih kurang. Terbukti dengan tidak adanya upaya dari panitia untuk mensosialisasikan site mini di tempat pemungutan suara. Terkait dengan sosialisasi sistem e-vote yang baru, Zulfiqar, Ketua panitia pemilwa mengatakan bahwa sosialisasi e-vote hanya dilakukan melalui social media. Sosialisasi ini kemudian akan disebarkan melalui komandan tingkat atau komting setiap jurusan untuk disebarkan ke mahasiswa lainnya.

Untuk mengaplikasikan sistem e-vote ini, panitia berkerja sama dengan pihak PTIK, pihak kemahasiswaan, Subag TU, hingga jajaran dekanat. Sistem e-vote ini memiliki sistem dimana terdapat satu server sebagai sumber larinya suara. Jumlah suara yang masuk akan langsung tersimpan di satu server yang terkunci. Kunci dari server ini hanya diketahui beberapa orang, yaitu orang-orang PTIK dan wakil dekan 3 bidang kemahasiswaan saja. Dengan dilakukannya sistem ini, diharapkan suara akan tersegel dan sistem keamanannya akan lebih baik.

Menurut Ricky salah satu mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian angkatan 2014 mengatakan bahwa pemilwa tahun ini cukup bersih. “pemilwa tahun ini cukup bersih dibandingkan tahun lalu, tiap kedua calon sudah tidak melakukan kampanye terselubung sehingga lebih baik lagi untuk kedua calon ini,” ungkapnya. Pemilwa pada tahun ini berjalan cukup lancar hingga pemungutan suara ditutup yaitu pukul 16.45 sore.

Setelah tempat pemungutan suara ditutup, langsung dilakukan pengecekan hasil suara yang telah terkumpul. Pengecekan hasil dimulai dengan dipanggilnya setiap calon bersama satu orang tim sukses terdaftar sebagai saksi ke area rekapitulasi suara. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Bapak Yusuf Hendrawan STP M.App Life Sc, Ph.D selaku wakil dekan 3 bidang kemahasiswaan FTP. Dalam pidato singkatnya, beliau berharap bahwa calon-calon terpilih ini semoga dapat membawa FTP lebih maju lagi dan semoga FTP bisa lebih berprestasi lagi. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Zulfiqar Al-Arif selaku ketua pelaksana pemilwa 2016 dan dilanjutkan dengan pembukaan segel sandi untuk membuka server penyimpanan oleh bapak Yusuf Hendrawan.

Dari hasil rekapitulasi suara, kandidat DPM dengan suara terbanyak diraih oleh kandidat Rijal Asshidiqy dengan 26,08% suara, dikuti oleh Rizky Akitama dengan 24,22% suara, Linda Rokhayani dengan 13,68% suara, Muhammad Jawad dengan 13,08% suara, Muhammad Yusuf dengan 12,61% suara dan Adela Oki dengan 8,07% suara. Sedangkan dari pasangan Presiden BEM dan Wakil Presiden BEM, diperoleh hasil 39,03% suara untuk pasangan dengan nomor urut 1 dan 58,57% suara untuk pasangan dengan nomor urut 2. (Singgih)

Debat Pemilwa FTP UB 2016 -Kurangnya pengetahuan tentang student government, kredibilitas dipertanyakan?-

dok-techno

Kamis (01/12) – Rangkaian kegiatan Pemilihan Wakil Mahasiswa (Pemilwa.red) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP-UB.red) sudah sampai pada tahap Debat Terbuka. Debat terbuka ini diikuti oleh 6 calon Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM.red) serta 2 pasang Calon Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM.red) FTP-UB. Debat terbuka calon DPM dilaksanakan di lapangan parkir FTP-UB, kemudian dilanjutkan debat calon presiden dan wakil presiden BEM dilaksanakan di Lobby kanan FTP-UB karena cuaca mendung.

Debat terbuka tersebut dibuka dengan opening statement dan pemaparan visi misi dari masing-masing calon. Sesi  debat terbuka ini diisi dengan pemaparan program kerja unggulan para calon, sesi tanya jawab dengan panelis, dosen dan audiens sampai debat antar calon yang berlangsung cukup panas.

“Tujuan debat terbuka ini sebenarnya untuk memperkenalkan semua calon ke khalayak FTP-UB secara luas dan menguji kapabilitas para calon tentang visi misi dan proker mereka secara langsung ke hadapan masyarakat FTP-UB,” terang Noby selaku Ketua DPM FTP UB.

Menurut Cynthia THP 2015, acara depat terbuka calon presiden dan wakil presiden kali ini kurang kondusif. Menurutnya, penonton yang langsung mengomentari perkataan calon dan tempatnya terlalu terbuka menjadikan kondisi saat debat tidak kondusif. “Akan tetapi dengan adanya debat ini saya menjadi tau bagaimana para calon memecahkan masalah secara langsung, dan menjadi lebih tau urgensi proker-prokernya di FTP-UB,” ujarnya.

Masih banyak kekurangan dalam acara Debat Terbuka Calon DPM dan BEM FTP UB ini. “Sebenarnya debat hari ini masih ada kekurangan dalam hal tanggapan yang diberikan dari para calon secara keseluruhan dan masih terkesan normatif serta kurang menjawab, mungkin dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang student government dan sebagainya,” imbuh Noby.

Harapannya hasil Debat Terbuka Calon DPM dan BEM FTP-UB ini dapat memberikan pandangan terhadap pemilih. Para pemilih dapat mengetahui mana calon yang memiliki tingkat kredibilitas tinggi dan patut menjadi wakil mahasiswa.

“Karena kita menginginkan para pemimpin yang bisa menjadi perwakilan mahasiswa seutuhnya, bukan pemimpin bermental birokrat yang tidak tanggap dan tidak berani mengawal kebijakan kampus dan memperjuangkan hak-hak mahasiswa. Merdeka!” tutur Noby. (Tzalist/Nafisa)

cover.jpg

Majalah TECHNO Edisi 29 dapat diakses online melalui :
https://issuu.com/lpmtechno/docs/majalah_techno_2016

TECHNO POST RAJA BRAWIJAYA 2016

Capture

Hasil liputan mengenai acara RAJA Brawijaya 2016 dapat dilihat secara online di sini

OPEN RECRUITMENT TECHNO PRESENT 2016

OPREK TP 16.jpg

Techno Present adalah kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh LPM TECHNO dalam rangka memperingati ulang tahun LPM TECHNO. LPM TECHNO membuka open recruitment panitia TECHNO PRESENT 2016, terbuka untuk mahasiswa FTP UB angkatan 2015 dan 2016. Info lengkap bisa dilihat di poster.
Ayo daftarakan dirimu dan berpartisipasi dalam big event LPM TECHNO!!

Formulir pendaftaran juga dapat diunduh di melalui link dibawah :
FORMULIR PENDAFTARAN TP 2016

Menengok Pendidikan Anak Buruh Migran

sekolah

Pendidikan adalah pondasi dasar untuk membangun tiang negara yang kuat dan kokoh. Kualitas masa depan suatu bangsa dilihat dari kualitas pendidikan generasi mudanya. Pendidikan merupakan jendela mimpi, tanpa pendidikan jendela itu akan tertutup rapat dan tak ada mimpi di benak anak anak bangsa. Hakikat ilmu pengetahuan yang pertama diperoleh dari pendidikan, baik yang diajarkan dalam keluarga maupun yang diperoleh di bangku bangku sekolah. Maka, jika ada yang bertanya Apakah pendidikan itu penting? Jawabannya bukan hanya penting, tapi itu merupakan Hak dan Kebutuhan seluruh anak bangsa. Seperti yang dikatakan Nelson Mandela “Education is the most powerful weapon which you can use to change the world”

Continue reading “Menengok Pendidikan Anak Buruh Migran”